SMP/MTs : Fisika : Kit Mekanika
SD/MI
SMP/MSt

      Fisika

      Biologi

SMA/MA/SMK
LABORATORIUM BAHASA
PROMO

# # # #
# # # #
 
PENDIDIKAN 2011
 
# # # #
# # # #
 
 
# # # #
# # # #
# # # #
 
 
# # # #
# # # #
# # # #
 
 
# # # #
# # # #
# # # #
 
 
# # # #
# # # #
# # # #
 
 
# # # #
# # # #
# # # #
 
 
# # # #
# # # #
  #   #
  #   #
# # # #
 
PENDIDIKAN 2010
 
# # # #
# # # #
# # # #
 
 
# # # #
# # # #
# # # #
 
 
# # # #
# # # #
# # # #
 
 
# # # #
# # # #
# # # #
 
 
# # # #
# # # #
# # # #
 
 
# # # #
# # # #
# # # #
 
 
# # # #
# # # #
# # # #
 
 
# # # #
# # # #
# # # #
 
 
# # # #
# # # #
# # # #
 
 
# # # #
# # # #
# # # #
 
 
# # # #
# # # #
# # # #
 
 
# # # #

Link

Download Juknis & Brosur


Laboratory Instrument


KIT MEKANIKA (Boks Warna Biru)

Kit Fisika Mekanika yang menunjang pemahaman aspek mekanika dalam fisika SMP, terdiri dari 34 item alat dan dilengkapi dengan buku petunjuk percobaan. Peralatan disimpan dalam wadah alat yang pas dengan alatnya dan dimasukan kedalam Dus berwarna Biru

 
 
 

 

KIT MEKANIKA (Boks Warna Biru)
Untuk ukuran sistem lubang-poros 4 mm, lubang 4,0 mm (+0,1), steaker/ poros 3,9 (-0,1). Untuk-ukuran lubang-poros 10 mm, lubang 10 mm (+0,15), steaker/poros 10,0 mm (-0,1). Seluruh komponen peralatan  halus tidak ada permukaan tajam sehingga tak mudah melukai pemakai.

1.

Dasar Statif, Pak isi 2
Bahan   : Plastik ABS
Ukuran : ± 185 x 36 x 35 mm, ukuran lubang dan poros 10 mm
Dengan 3 buah mur kuningan yang ditanam dan 3 baut pengencang dari stainless steel dengan bagian ujungnya halus rata,. Bagian bawah dilengkapi karet penahan kestabilan. Ketiga lubang kompatibel dengan batang statif dan khusus pada lubang untuk posisi batang vertical terdapat 3 titik kontak. Posisi lubang horizontal  sama tinggi dengan lubang kaki statif. Terdapat 3 lubang sistem 4 mm pada permukaan dasar statif.

2.

Kaki statif, Pak isi 2
Bahan   : Plastik ABS
Ukuran : ± 50 x 30 x 36 mm, bagian landasan dilengkapi karet penahan kestabilan. Lubang kompatibel dengan batang statif dan posisi lubang sama tinggi dengan lubang dasar statif.

3.

Balok Pendukung, Pak isi 2
Bahan   : Plastik ABS
Ukuran : ± 45 x 36 x 27 mm
Lubang khusus dengan 3 titik kontak dan terdapat tempat untuk disisipi engsel dari bidang miring dan dilengkapi lubang 4 mm.
Dengan 1 buah mur kuningan yang ditanam dan 1 buah baut pengencang dari stainless steel tidak lepas.

 4.

 Batang Statif Pendek, Pak isi 2
Bahan   : Stainless steel
Ukuran : Panjang 250 mm ± 2 mm, dia. batang 10 mm
Kedua ujung batang diberi champers : 1 x 45°/Radius 1mm

5.

Batang Statif Panjang, Pak isi 2
Bahan   : Stainless steel
Ukuran : Panjang 500 mm ± 2 mm, dia. Batang 10 mm
Kedua ujung batang diberi champers : 1 x 45°/Radius 1mm

6.

Penyambung Batang Statif
Bahan  : Plastik ABS, panjang sekitar 100 mm, dengan 4 mur / baut dari kuningan yang ditanam dan 4 baut / mur pengencang bentuk kupu-kupu. Baut/mur pengencang tidak dapat dilepas. Digunakan sebagai penyambung batang statif diameter 10 mm dengan cara menjepitnya.

7.

Penggaris Logam
Bahan   : Baja pegas tahan karat (stainless steel). Bersifat elastis sempurna
Ukuran : panjang 50 cm dengan ukuran skala cm dan mm dalam bentuk gravier/ skala tidak mudah hilang, lebar sekitar 25 mm, tebal 1 mm.

8.

Neraca Pegas 1.5 N
Pembagian skala 0.05 N, toleransi pembacaan ± 0,05 N sablon permanen. Pegas terbuat dari baja pegas dan penggantung terbuat dari stainless steel, tabung terbuat dari polycarbonate bening. Pada saat diam tanpa beban penunjuk pada posisi 0, setelah dibebani  kembali ke posisi 0.

9.

Penunjuk Pasang, Sepasang
Bahan   : Plastik ABS
Ukuran : sekitar 62.5 x 20 x 19 mm, kompatibel dengan batang statif Ø 10 mm
Tak rusak/pecah saat batang statif dimasukan dari samping, tidak terlalu sulit untuk digeser-geser di sepanjang batang statif.

10.

Tali pada Roda
Bahan   : Tali nylon, roda plastik
Dia. Tali 1 mm, digulung pada roda plastik, panjang tali min. 10 meter.

11.

Beban Pemberat 50 gr ± 0,5 gr, Pak isi 6
Bahan   : Zinc Alloy die casting, terdapat tulisan 50 g permanen. Masing-masing beban dapat dirangkai satu dengan lainnya, dapat juga dirangkai dengan batang pengait, tuas dan steaker perangkai. Dilengkapi lubang untuk gantungan neraca pegas atau tali. Sepanjang poros terdapat lubang dengan dia. 4 mm.

12.

Beban Pemberat 25 gr ± 0,2 gr, Pak isi 6
Bahan   : Plastik Polycetal injection metal insert/Alumunium Alloy, terdapat tulisan 25 g pada beban permanen (injection). Masing-masing beban dapat dirangkai satu dengan lainnya, dapat juga dirangkai dengan batang pengait, tuas dan steaker perangkai. Dilengkapi lubang untuk gantungan neraca pegas atau tali. Sepanjang poros terdapat lubang dengan dia. 4 mm.

13.

Neraca Pegas 3.0 N, Pak isi 2
Pembagian skala 0.1 N, toleransi pembacaan ± 0,1 N sablon permanen. Pegas terbuat dari baja pegas dan penggantung terbuat dari stainless steel, tabung terbuat dari polycarbonate bening. Pada saat diam tanpa beban penunjuk pada posisi 0, setelah dibebani  kembali ke posisi 0.

14.

Jangka Sorong
Bahan   : Stainless Steel
Ukuran : Panjang 150 mm ; ketelitian 0.05 mm
Untuk pengukuran diameter dalam, diameter luar dan kedalaman, Saat kedua rahang berhempit, menunjukan “0” dan tanpa celah

15.

Balok Aluminium
Bahan  : Aluminium pejal
Ukuran : 18 x 18 x 57 mm (±0,2), lengkap dengan kawat baja penggantung.

16.

Jepit Penahan, Pak isi 3
Bahan   : Plastik Polypropylene
Berfungsi untuk penahan/penggantung misalnya neraca pegas, kompatibel dengan
balok pendukung, dasar statif dan lain-lain. Lengkap dengan steker 4 mm, yang diberi spring hull terbuat dari baja pegas divernikel. Tak rusak bila objek dimasukan lewat samping.

17.

Roda Katrol diameter 50 mm, Pak isi 2
Bahan   : Plastik ABS, diameter luar sekitar 58 mm, tebal bagian tepi 18 mm, diameter celah “V” 50 mm (±0,2). Poros berpuli diameter 18 dengan celah “U” lengkap lubang melintang 4 mm yang kompatibel dengan batang perangkai, ujung poros berlubang Ø 4 mm, kedalaman 18 mm (0,+1). Sisi lain dilengkapi steker berpegas dia 4 mm.
Pada tepi bidang katrol terdapat 2 pasang lubang sistem 4 mm dengan jarak antar lubang 50 (±0,2) mm, untuk memasang steker pemutar roda dan lain-lain. Panjang lubang 18 mm (sesuai dengan tebal katrol). Katrol dapat diputar bebas dengan gesekan rendah pada porosnya tanpa goyang. Poros kuningan dan pegas baja divernikel.

18.

Roda Katrol Diameter 100 mm, pak isi 2
Bahan   : Plastik ABS, diameter luar sekitar 108 mm, tebal bagian tepi 18 mm, diameter celah “V” 100 mm (±0,2). Poros berpuli diameter 18 dengan celah “U” lengkap lubang melintang 4 mm yang kompatibel dengan batang perangkai, ujung poros berlubang Ø 4 mm, kedalaman 18 mm (0,+1). Sisi lain dilengkapi steker berpegas dia 4 mm.
Pada tepi bidang katrol terdapat 3 pasang lubang sistem 4 mm dengan jarak antar lubang berseberangan 100 (±0,2) mm dan 1 pasang lubang dengan jarak antar lubang 50 (±0,2)mm segaris dengan salah satu pasang lubang tepi (untuk memasang steker pemutar roda dan lain-lain). Panjang lubang 18 mm (sesuai dengan tebal katrol). Katrol dapat diputar bebas dengan gesekan rendah pada porosnya tanpa goyang. Poros kuningan dan pegas baja divernikel.

19.

Steker Poros
Berfungsi sebagai poros untuk tuas, poros/batang pemutar dan lain-lain.
Bahan   : Kuningan divernikel
Ukuran : poros dia. 4 mm, panjang 38 mm (±0,5)
Steker 4 mm, dilengkapi spring hull divernikel.

20.

Batang Pengait, Pak isi 2
Berfungsi sebagai pengait beban saat dirakit dengan katrol dan lain-lain
Bahan   : Kuningan divernikel, dia 4 mm
Ukuran : sekitar 60 x 26 x Ø 4 mm.
Steker 4 mm, dilengkapi spring hull divernikel.

21.

Tuas
Bahan : Plastik ABS, Lurus dan kaku
Ukuran : sekitar 375 x 20 x 5 mm (p x l x t) tanpa penunjuk, tebal bagian lubang poros 13 mm.
Dilengkapi pengatur keseimbangan dan penunjuk, terdiri dari 24 lubang + 1 lubang tengah dengan jarak antar lubang 15 mm, Dapat digunakan untuk menggantungkan Beban Pemberat 50 gr ataupun 25 gr tanpa alat bantu. Terdapat angka 1-12 (terinjeksi langsung) pada kedua sisi dan berada dibawah setiap lubang.

22.

Steker Perangkai, Pak isi 2
Berfungsi sebagai perangkai 2 katrol pada posisi horizontal., beban dan kereta
Bahan   : Kuningan divernikel, dia. 5 mm (± 0,2 )
Ukuran : Panjang 42 mm (±0,4)
Steker 4 mm pada kedua ujungnya lengkap dengan spring hull divernikel.

23.

Batang Perangkai, Pak isi 2
Berfungsi sebagai perangkai 2 katrol pada posisi vertical; dilengkapi dengan 2 pasak pada kedua ujung sehingga 2 katrol yang dirangkai pada posisi sejajar.
Bahan   : Kuningan divernikel, dia. 5 mm (± 0,2 )
Ukuran : Panjang 115 mm (±0,4); pasak panjang 7,5 mm, diameter 2 mm.
Steker 4 mm pada kedua ujungnya lengkap dengan spring hull divernikel.

24.

Bidang Miring
Bahan : Aluminium dengan engsel dari plat baja yang diberi lubang dia. 4,5 mm.
Ukuran : Panjang 50 cm, lebar 45 mm, tebal 2 mm, tebal dinding tengah 7,5 mm tinggi 7 mm. Engsel dapat disisipkan secara mudah pada balok pendukung. Dilengkapi skala pada kedua sisi dan angka 0 terdapat pada kedua ujung berlawanan, terdapat alur memanjang ditengah-tengah untuk menempatkan 2 katrol 50 mm.

25.

Pegas Spiral, 0,1N / cm
Bahan : Baja pegas tahan karat.
Panjang lingkaran pegas (tanpa beban) minimum 60 mm. Setiap penambahan beban 50 gram, pegas bertambah panjang 50 mm linier sampai beban 300 gram. Pada bagian atas (pangkal) dibuat lingkaran dengan diameter sekitar 5 mm untuk menggantungkan pegas dan bagian bawah dibuat bentuk pengait untuk mencantolkan beban.

26.

Balok Gesekan
Bahan baja, ukuran : sekitar 45 x 30 x 30 mm
Permukaan sisi panjang dilapisi oleh empat jenis bahan yaitu : kayu, karet, plastik dan kaca dengan tebal sekitar 3 mm. Pemasangan  rapi dan ukuran permukaan keempat bahan  sama, dengan toleransi (± 0,5 mm). Dilengkapi dengan pengait pada salah satu sisi, sedangkan sisi yang lain diberi lubang dengan dia. 4 mm kedalaman 18 mm (+1). Pada satu permukaan hanya satu bahan yang bergesekan, tepi yang memanjang dichapers 3 mm x 45°

27.

Kubus Materi
Terdiri dari 6 macam kubus pejal yang berbeda bahannya, yaitu : Kayu, Kuningan, Besi, Tembaga, Plastik dan Aluminium. Ukuran kubus : 20 x 20 x 20 mm (± 0,2), dikemas dalam kotak plastik dengan penutup. Sisi-sisi kubus  siku-siku dan rata.

28.

Stopwatch/Jam henti Analog Satu Tombol
Bahan : Stainless steel. Skala dan jarum ganda : dari skala 0 (nol) sampai 60 x 0,2 detik dan 0-30 x 1 menit. Satu tombol berfungsi untuk start, stop dan reset (kembali ke “nol”). Terdapat penghenti putaran lebih.

 

29.

Kereta Dinamika
Kereta dari plastik/aluminium dicat, tebal dinding min 1,7 mm dilengkapi 4 roda plastik ABS, penjepit. Di bagian atas, belakang dan depan terdapat lubang sistem 4 mm. Roda dapat berputar lancar pada porosnya dengan menggunakan sistem poros arloji, kompatibel dengan rel presisi. Posisi bibir roda tak boleh menonjol keluar dari badan kereta. Ukuran kereta sekitar 94 x 47 x 36 mm.

 

30.

Kereta Dinamika dengan Motor
Kereta dari plastik/aluminium dicat, dilengkapi 4 roda plastik ABS.
Roda menggunakan poros model sistem poros arloji, kompatibel dengan rel presisi. Posisi bibir roda tak boleh menonjol keluar dari badan kereta. Ukuran kereta sekitar 94 x 47 x 56 mm. Dilengkapi dengan 2 lubang sistem 4 mm (depan dan atas), penjepit, 2 buah baterai AA size (1,5 V), motor listrik DC dengan sistem transmisi kopling/roda gigi dan saklar pengatur laju kereta. Laju kereta 2 jenis : sekitar 10 dan 20 cm/s; ada tanda +/- untuk dudukan baterai. Baterai mudah dipasang/diganti.

 

31.

Balok Bertingkat
Bahan : Plastik ABS
Ukuran : ± 64 x 39 x 45 mm
Memiliki tiga tingkat posisi (tinggi tangga) : 25 mm; 35 mm dan 45 mm. Coakan di tiap tingkat kompatibel dengan alas kaki rel presisi.

 

32.

Pengetik Waktu + Kertas
Perangkat pengetik waktu terpasang permanen pada tempat terbuat dari plastik ABS yang dapat ditancapkan pada tumpakan berpenjepit untuk dipasang pada rel presisi. Dilengkapi 3 atau 4 plug listrik sistem 4 mm lengkap dengan tanda 6V dan AC-DC. Terpasang rangkaian elektronik pengubah arus DC menjadi AC frekwensi 50 Hz, Vibrasi ketikan dibangkitkan oleh adanya interaksi magnet tetap (kecil, kuat magnetnya) dengan kumparan berarus listrik AC, Pada alat sudah terpasang kertas karbon berbentuk lingkaran beserta paku paying.. Alat bekerja pada tegangan : 6V AC/DC, menghasilkan 50 titik/detik pada pita kertas (sama dengan frekuensi listrik AC PLN). Dilengkapi gulungan pita kertas  lebar 9 – 9,5 mm. Pita dapat dimasukan dengan mudah ke celah dari pengetik waktu, selanjutnya dapat bergerak lancar. Panjang pita seluruhnya min. 150 m.

 

33.

Buku Panduan Penggunaan Alat
Dalam Bahasa Indonesia, dicetak dan dijilid rapi, terdiri dari minimal 26 (dua puluh enam) eksperimen / percobaan berbasis KTSP dan menggunakan seluruh alat yang tersedia atau ditambah dari luar kit, terdapat pengenalan alat, cara merakit, serta ada langkah-langkah percobaan secara rinci dan mudah difahami. Kertas ukuran A4, gramatur min 70 gr/m2. Sampul artpaper 120 mg, warna biru. Terdapat nama, alamat, nomor telepon, alamat e-mail pada sampul belakang.

 

34.

Tray (Dudukan) Alat
Bahan Vacuum plastik warna putih, tebal minimum 1,6 mm, kokoh, memiliki lekukan-lekukan (coakan-coakan) yang jumlah dan untuknya  sesuai dengan jumlah dan bentuk  item  yang ditempatkan. Ukuran sesuai dengan ukuran bagian dalam boks kit, ada merk (simbol produsen). Kedua tingkat tray mudah dikeluarkan dan dimasukan ke boks kit., Pinggiran kedua lembaran vacuum plastic dari setiap tray disatukan (dengan system lem atau ultrasonic welder) secara rapih dan kokoh (tak ada yang lepas)

 

 

Boks Kit
Boks kit merupakan boks injection moulding bahan plastic atau bahan lain yang lebih kokoh ukuran 60 x 26 x 16 cm, warna biru. Bentuk kotak kokoh, penutup boks dilengkapi dengan engsel dan pengunci yang kuat di dua tempat. Penutup bok pada posisi terbuka membentuk sudut 120 sampai 130 derajat, dilengkapi pegangan (bukan tali) pada kedua sisi samping untuk memudahkan mobilitas.
Nama kit dan nama/logo perusahaan (ukuran proporsional, nama/logo perusahaan tidak menonjol) disablon permanen pada 4 sisi boks (atas, samping kanan, samping kiri dan depan). Pada sisi tutup bagian dalam disablon gambar tata letak dan nama setiap komponen.

 


 

Utama | Tentang Kami | Distributor Login | Hubungi
Copyright © PeragaPendidikan.Com 2009.