B |
Mikroskop, Alat dan Bahan |
1. |
Mikroskop Siswa
Monokular dengan 3 lensa okular : x5, x10, x12,5. Okular 10x dengan penunjuk, 3 lensa objektif akromatik: x4, x10, x40. Diafragma disk, cermin datar dan cermin cekung. Konstruksi logam/besi padat, stabil dan kuat, meja horizontal dengan penjepit mikroslide. Kemiringan badan mikroskop terhadap penyangga bisa diatur, terdapat pengatur fokus halus dan kasar, terdapat komponen pengunci sehingga lensa tidak menyentuh kaca obyek. Komponen lensa dan aksesoris disimpan dalam kotak kayu, dilengkapi dengan penutup khusus dari plastik polythene transparan untuk penahan debu, kuat dan tidak mudah robek serta dilengkapi silika gel. Dilengkapi dengan buku petunjuk pemakaian dan pemeliharaan dalam Bahasa Indonesia. |
2. |
Perangkat Pemeliharaan Mikroskop
Minimal terdiri dari alat-alat sebagai berikut : Kertas khusus untuk pembersih lensa (1 pack), kunci atau peralatan yang sesuai dengan kebutuhan untuk perawatan dan perbaikan mikroskop, Alat semprot udara dilengkapi dengan sikat halus untuk membersihkan lensa. Ditempatkan dalam dompet kanvas. |
|
Preparat Kering
Disiapkan pada kaca mikroslaid jernih dengan ukuran : 75 x 25 x 1 mm. Ditutup dengan kaca penutup, lengkap dengan keterangan spesimen, Spesimen terlihat jelas, tidak rusak, transparan. |
3. |
Preparat Kering, Tulang Rawan Hyalin
Memperlihatkan struktur tulang rawan atau hialin mamalia sehingga terlihat sel dan intinya, sayatan utuh dan tidak robek. |
4. |
Preparat Kering, Tulang Keras
Memperlihatkan tulang keras mamalia sehingga terlihat sistem havers, sayatan utuh tidak robek. |
5. |
Preparat Kering, Batang Dikotil, p.l
Memperlihatkan struktur batang, penampang melintang batang dikotil (Heliantus/Hibiscus/Cucurbita). Sayatan utuh dan tidak robek. Terlihat jelas epidermis, xilem dan floem yang dibatasi cambium (diberi dua macam pewarnaan) |
6. |
Preparat Kering, Batang Monokotil, p.l
Memperlihatkan struktur batang, penampang melintang batang monokotil (Zeamays). Sayatan utuh dan tidak robek, terlihat jelas xilem dan floem yang tersebar (diberi dua macam pewarnaan) |
7. |
Preparat Kering, Akar Dikotil, p.l
Memperlihatkan struktur akar, penampang melintang akar dikotil dari tanaman yang sama dengan struktur batang (Heliantus/Hibiscus/Cucurbita). Sayatan utuh dan tidak robek. Terlihat bagian rambut akar, silinder pusat (diberi dua macam pewarnaan) |
8. |
Preparat Kering, Akar Monokotil, p.l
Memperlihatkan struktur akar, penampang melintang akar monokotil dari tanaman yang sama dengan struktur batang. Terlihat bagian rambut akar, silinder pusat (diberi dua macam pewarnaan) |
9. |
Preparat Kering, Daun Dikotil
Memperlihatkan struktur daun, penampang melintang daun ficus sp. Terlihat jaringan epidermis dengan stomatanya, palisade, dan jaringan spon serta jaringan pengangkut (diberi dua macam pewarnaan) |
10. |
Preparat Kering, Daun Monokotil
Memperlihatkan struktur daun, penampang melintang daun monokotil (Zeamays). Diberi 2 macam pewarnaan. |
11. |
Preparat Kering Mamalia, Otot Lurik
Memperlihatkan struktur otot lurik mamalia. Terlihat bagian yang terang dan gelap serta inti (diberi pewarnaan) |
12. |
Preparat Kering Mamalia, Otot Polos
Memperlihatkan struktur otot polos pada usus halus mamalia. Terlihat sel-sel otot polos dengan intinya (diberi pewarnaan) |
13. |
Preparat Kering, Mamalia, Otot Jantung
Memperlihatkan penampang membujur dari otot jantung mamalia dan diskus interkalaris. Terlihat serabut otot jantung dengan percabangan (diberi pewarnaan) |
14. |
Preparat Kering, Sel Darah Merah
Memperlihatkan sel darah merah mamalia |
15. |
Preparat Kering, Sel Darah Putih
Memperlihatkan sel darah putih mamalia beserta inti sel. |
16. |
Preparat Kering, Paramaecium
Memperlihatkan paramaecium dan alat geraknya, tidak tercampur dengan organisme lain. |
17. |
Preparat Kering, Hydra
Memperlihatkan Hydra utuh dengan tentakelnya. |
18. |
Preparat Kering, Spyrogyra
Memperlihatkan Spyrogyra dengan chloroplasnya bentuk spiral. |
19. |
Preparat Kering, Jamur Aspergillus
Memperlihatkan Jamur Aspergillus dengan konidianya. |
20. |
Kotak Penyimpanan Preparat
Bahan : Kayu/plastik dengan penutup. Untuk penyimpanan 100 slaid/preparat kering, dudukan preparat mantap dan sejajar bila diisi preparat ukuran sekitar 75 x 25 x 1 mm. Terdapat label nomor preparat |
21. |
Kaca Benda (pak isi 50)
Kaca jernih berukuran sekitar 75 x 25 x 1 (0,+0,2) mm. Digunakan untuk meletakan objek yang akan diamati dengan mikroskop. |
22. |
Kaca Penutup, (Pak isi 50)
Kaca jernih berukuran sekitar 22 x 22 x 0,16 mm. Digunakan untuk menutup objek yang akan diamati dengan mikroskop. |
23. |
Perangkat Alat Bedah
Semua komponen terbuat dari stainless steel terdiri dari 2 pisau bedah dengan mata pisau berujung lancip dan lengkung, 1 pinset, 2 gunting dengan ujung lurus dan bengkok, 1 rantai dengan 3 kawat pengait. Ditempatkan dalam dompet kanvas dengan zipper. |
24. |
Kancing Genetika
Untuk mempelajari konsep genetika yang mewakili pasangan pada lokus gen, dapat mudah dibongkar pasang, sehingga bisa dipakai untuk mensimulasi persilangan dengan 2 sifat beda atau lebih, Terdiri dari 5 macam warna ; merah, putih, hijau, kuning dan hitam masing-masing 100 pasang serta memiliki bentuk dan ukuran yang sama. Bahan Plastik,semua warna dapat saling berpasangan. Dengan petunjuk pemakaian dalam Bahasa Indonesia. Seluruh komponen kit ditempatkan pada wadah bersekat untuk memisahkan setiap warna. |
25. |
Lup / Kaca Pembesar
Pembesaran 3-5 kali, lensa kaca optik Ø 50 mm, berbingkai logam tahan karat dan lengkap dengan pemegang logam. |
26. |
Respirometer
Jenis sederhana, untuk menentukan banyaknya O2 yang dikonsumsi oleh serangga atau tumbuhan, pipa kaca kapiler dengan skala ketelitian 0,01 ml, jelas terlihat serta tidak mudah hilang, terpasang pada bantalan dari plastik dengan penjepit spring steel, salah satu ujung pipa yang diperbesar tersambung (dapat dipasang dan dilepas) ke tabung (chamber) dengan volume 40 - 60 ml, sebagai tempat makhluk hidup (spesimen), permukaan bagian dalam mulut chamber dan bagian luar penyambung pipa kapiler digrinda halus sehingga tidak bocor dan tersambung rapat. |
27. |
Lumpang dan Alu
Lumpang berbentuk mangkuk dari porselen dengan dasar lumpang rata dan kasar, permukaan luar licin dengan alu yang ukurannya bersesuaian. Diameter lumpang bagian dalam 90 mm, tinggi alu sekitar 135 mm diameter sekitar kepala alu 30 mm. |
28. |
Pelat/Lempeng Tetes
Bahan : porselen putih dengan 12 lekukan, diameter lekukan sekitar 2 cm. Ukuran sekitar 120 x 90 x 10 mm. Dilengkapi dengan 4 kaki karet untuk kestabilan. |
29. |
Tabung Reaksi 16 mm (pak isi 50)
Bahan : Kaca borosilikat tahan dibakar/panas, dinding medium, dengan ujung tabung berbibir. Ukuran : 150 mm x dia. 16 mm, tebal dinding sekitar 1,2 mm. |
30. |
Penjepit Tabung Reaksi (pak isi 10)
Terbuat dari kayu, dengan jepitan pegas baja untuk memegang tabung reaksi diameter 10 - 25 mm, panjang sekitar 180 mm. |
31. |
Sikat Tabung Reaksi (pak isi 10)
Kepala berbulu keras diameter 22 - 26 mm, pada tangkai dari kawat yang dipuntir. Panjang sekitar 25 cm, cocok untuk membersihkan bagian dalam tabung reaksi diameter 16 mm. |
32. |
Rak Tabung Reaksi, 16 mm
Dari kayu keras (min kelas 2)/plastik, 6 lubang dalam 2 baris (total 12 lubang) berdiameter sekitar 18 mm, panjang 18 cm, lebar 6,5 cm.Pada bagian dasar terdapat lekukan sehingga tabung stabil ditempatkan rakitan kokoh dan stabil. Digunakan sebagai tempat untuk meletakan tabung reaksi dengan dia. 10 - 16 mm. |
33. |
Vaseline/Vaselin, T
Pasta, botol plastik berisi 500 gr, untuk melapisi sambungan kaca agar kedap udara. |
34. |
Sodium Hydroxide/Natrium Hidroksida, NaOH,T
Padatan berbentuk pelet atau butiran, botol berisi 500 gram. Diberi label peringatan : iritasi pada mata. |
35. |
Kertas Lakmus
Lakmus merah dan Lakmus biru, Pak isi : 1 buku lakmus merah dan 1 buku lakmus biru, setiap buku isi 20 lembar, setiap lembar dibagi menjadi 5 potongan. |
36. |
Biuret,T, 500 ml
Terdiri dari tiga bahan NaOH, CuSO45H2O dan aquades untuk membuat larutan biuret untuk 1 resep 500 ml. Digunakan dalam pemeriksaan kualitatif protein, Masing-masing bahan dikemas secara terpisah dalam botol gelap bersegel diberi label nama bahan kimia, ukuran, dilengkapi dengan petunjuk pembuatan larutan biuret. |
37. |
Benedict
Satu paket 500 ml dalam botol gelap dengan label : nama zat dan tanggal pembuatan dan tanggal kadaluarsa. |
38. |
Lugol
Dalam botol gelap 250 ml, mencantumkan tanggal pembuatan dan tanggal kadaluarsa |
39. |
Kapur Tohor
Dalam bentuk padat (batu) dikemas dengan plastik 1 kg |
40. |
Thermometer Badan (Klinik), Air Raksa/Alkohol
Thermometer raksa/alkohol, Skala mudah dibaca dan tidak mudah hilang, dengan rentang suhu 35°- 42° celcius, skala 0,1 dalam wadah plastik dan tidak mudah lepas. |
41. |
Hygrometer
Type gantung terdiri dari 2 termometer basah dan kering, rentang -5⁰ ~ 50⁰ x 0,5 derajat celcius, ditempel pada lempeng logam atau plastik, dilengkapi dengan tabel untuk menentukan kelembaban dilengkapi dengan petunjuk pemakaian. |
42. |
Auksanometer
Untuk menentukan kecepatan pertumbuhan tanaman. Bahan alas plastic atau logam dengan tiang dari logam. Terdiri dari katrol dengan penunjuk skala pertumbuhan. Rentang pengukuran min 15 cm, skala 0,1 cm, petunjuk pada skala menunjukan ukuran pertumbuhan sesungguhnya. Dilengkapi benang dengan pemberat dan petunjuk pemakaian dalam bahasa indonesia. |
43. |
Cawan Petri
Bahan : Borosilikat, ukuran : tinggi 18 mm x dia. 95 mm, dengan dia. tutup 101 mm. |
44. |
Pipet Tetes, Pak isi 10
Kaca dengan pemompa dari silikon, panjang : 150 mm. |
45. |
Gelas Kimia, 1000 ml
Bahan Kaca borosikat , tahan panas, bibir tuang Volume : 1000 ml, skala tidak mudah hilang, terbaca jelas. |
46. |
Gelas Kimia, 250 ml
Bahan Kaca borosilikat , bentuk rendah dengan bibir tuang Volume : 250 ml, skala tidak mudah hilang, terbaca jelas. |
47. |
Gelas Kimia, 100 ml
Bahan Kaca borosilikat , bentuk rendah dengan bibir tuang Volume : 100 ml, skala tidak mudah hilang, terbaca jelas. |
48. |
Labu Erlenmeyer 250 ml.
Bahan : kaca borosilikat
Volume : 250 ml
Mulut labu kompatibel dengan sumbat karet besar (29 x 35 x 30mm). |
49. |
Sumbat Karet Besar, 2 Lubang
Ukuran 29 x 35 x 30 mm (dia. bawah x dia. atas x tinggi) diameter lubang 6 mm.
Sumbat Karet terbuat dari karet kualitas baik, tidak makin mengeras atau pecah.
Karet dengan kekerasan 45 ± 5 (shore test). |
50. |
Sumbat Karet , 1 Lubang
Ukuran 29 x 35 x 30 mm (dia. bawah x dia. atas x tinggi) diameter lubang 6 mm.
Sumbat Karet terbuat dari karet kualitas baik, tidak makin mengeras atau pecah.
Karet dengan kekerasan 45 ± 5 (shore test). |
51. |
Silinder Ukur 25 ml
Bahan : Kaca borosilikat, volume : 25 ml dengan skala 0,5 ml, skala tidak mudah hilang dan terbaca jelas. Alat dapat berdiri tegak/tidak miring, tidak goyang dan terdapat bibir tuang |
52. |
Silinder Ukur 250 ml
Bahan kaca borsilikat, volume : 250 ml dengan skala 2 ml, terdapat bibir tuang dan tidak mudah hilang, Alat dapat berdiri tegak/tidak miring, tidak goyang |
53. |
Kaca Arloji
Dari kaca, tahan panas diameter 7,5 cm, pada bagian pinggir tidak tajam. |
54. |
Corong Kaca
Diameter kurang lebih diameter 90 mm. |
55. |
Batang Pengaduk, Kaca
Ukuran : 175 mm x 6 mm (panjang x dia). Satu ujung bulat, ujung lainnya pipih untuk meremukan Kristal.
|
56. |
Pembakar Spiritus, Kaca
Wadah dari kaca, volume sekitar 100 ml dengan tutup dari plastik dan bersumbu, tempat sumbu terbuat dari porselen. |
57. |
Kertas Saring, Pak isi 100
Diameter 100 mm. |
58. |
Pipa Y Panjang
Bahan : Kaca Soda, Ukuran : panjang keseluruhan 150 mm, bercabang pada salah satu ujungnya, dia. luar pipa kaca 5 mm, tebal 1 mm, Digunakan untuk membuat model paru-paru. |
59. |
Pipa L
Bahan dari kaca soda, Berbentuk hutuf L, ukuran panjang 25 cm, tekukan 10 cm (panjang total sekitar 35 cm) dengan diameter luar 6 mm tebal 1 mm, Dapat masuk sumbat karet 2 lubang. |
60. |
Kuadrat
Bahan : batang stainless steel, Ukuran : 500 x 500 mm, dia. 3 mm. Pada tengah rusuk ditandai dengan celah permanen, Sudut-sudut dikancing dengan sekrup kupu-kupu. Digunakan untuk pengambilan contoh populasi tumbuhan/ hewan di lapangan. Dapat dilipat. |
61. |
Statif
Statif lengkap dengan landasan bentuk lempengan dan batang, ukuran landasan sekitar 140 x 210 mm, diameter batang 10 mm panjang 500 mm. Bahan batang stainless steel, lempengan dari besi. |
62. |
Klem Universal
Bahan : Aluminium die casting, dengan batang diameter 10 mm dari st. Steel. Dapat menjepit benda dengan dia. 2 mm - 70 mm. Pada ujung dilengkapi cork / gabus tebal, dilengkapi dengan baut kupu-kupu dan tidak dapat dilepas. |
63. |
Boss Head
Celah betuk V untuk 3 kontak titik pada batang dengan diameter sampai 13 mm, lengkap dengan 2 buah baut pengencang dari baja divernikel atau steinless stell, baut tidak dapat dilepas. |
64. |
Tensi Meter Digital (Otomatis Tensi Meter)
Digunakan untuk mengukur tekanan darah manusia, sistol dan diastol dengan akurat. Menggunakan manset lengan kualitas baik, mudah dioperasikan. Rentang pengukuran: tekanan 0-280 mm Hg, penyimpangan maksimum 2%. Pulse : 40-200/ menit penyimpangan maksimum 50%. Dioperasikan full automatic dengan baterai AA, Lingkaran lengan 220-320 mm. Dilengkap dengan petunjuk pemakaian dalam Bahasa Indonesia. |